Video bokep Ginapang si girl na lasing di kamar mandi

girl “Uuuhhh…!” aku mengerang dan menggeliat ketika ia meremas kedua payudaraku dengan kasar dan gemas sehingga terasa agak sakit . Kedua puting payudaraku ia dekatkan satu sama lain lalu dilumatnya dengan rakus secara bersamaan. Lidahnya yang kasar dan panas mempermainkan kedua puting payudaraku. Tubuhku bergetar menahan gairah. Tak henti-hentinya aku mendesis menahan geli dan nikmat saat mulut Pak Oskar melumat payudaraku dengan gemasnya.
Tangan satpam itu menyusuri paha mulusku, membelainya sehingga bulu-buluku merinding nikmat. Jarinya membuka resleting rokku lalu menariknya hingga lepas bersamaan dengan celana dalamku. Aku kini betul-betul telanjang bulat, baru kali ini aku seperti ini di tempat kerjaku. Aku berbaring telentang dengan pasrah di bangku panjang sambil tanganku berusaha menutupi selangkanganku karena jengah.
“Non Devi cantik sekali, seksi lagi…” sakut Pak Oskar dekat wajahku. Tangannya segera bergerak mengelus dadaku. Ibu jarinya melakukan gerakan melingkar di atas payudaraku hingga membuatku menggelinjang kegelian. Tangannya lalu meraba perutku yang rata dan terus bergeser turun dan menyingkirkan tanganku yang menutupi selangkangan. Ditangkupkannya telapak tangannya di bukit vaginaku dan ditekankannya tangannya di sana sambil meremas pelan.
“Ohh..” aku hanya mendesis menahan gairah. Jari-jari Pak Oskar menemukan klitorisku dan mulai menggesek-gesekkan jarinya ke daging yang sensitif itu. “Aahh…Pak…yah enak…korek terus Pak!” desahku sambil menggigit telapak tangan, ia menyeringai menatap wajahku yang tengah birahi tinggi. Makin lama gerakan jari-jari Pak Oskar makin kencang. Aku makin menggelinjang mengikuti gerakan usapan jari-jari si satpam itu.
Tiba-tiba, plak…ia menampar telinganya sendiri. “Huh…pukimai ini nyamuk…” umpatnya dalam bahasa daerahnya, “Non Devi, kita pindah...