Download bokep time for lunch and fuck di kamar mandi

Download bokep “Ini hukuman buat pelacur yang berani-beraninya menggoda suami saya,” ujar Nyonya.
Kemudian Nyonya mengangkangkan kakinya sehingga tubuhnya tepat berada di atas kepalaku, lalu mengayunkan cambuk itu ke arah vaginaku.
“Ctarrrr!” “Aaaaaaakkkkhhhhhhh!” aku menjerit sekeras-kerasnya. Daerah kemaluanku terasa sangat panas dan perih. Belum sempat rasa perih itu berkurang, sebuah cambukan kembali mendarat di tempat yang sama. “Aaaaaa a-ampunnnn, sakitttt!” “Ctarrr!” “Please stoooopppp… Nggak tahannn..”
Nyonya kemudian berpindah posisi ke samping tubuhku, lalu kembali mengayunkan cambuknya, kali ini ke arah payudarku. “Ctarrrr!” “Sssshhh….akhhh!” jeritanku yang kesakitan bercampur dengan isak tangis. Pantatku yang tadi berada 20 cm dari lantai, kini terjatuh sehingga tubuhku menyentuh lantai.
“Setiap kali pantat montokmu itu menyentuh lantai, saya akan tambahkan 10 cambukan buat kamu, Catherine,” ujar Nyonya sambil tersenyum lebar. Aku pun segera mengangkat pantatku dari lantai, dan dalam sekejap sebuah cambukan kembali mendarat di tubuhku, kali ini di lekukan pinggul, kemudian di paha. Setiap kali tubuhku terasa akan jatuh ke lantai akibat rasa sakit yang aku alami, aku cepat-cepat mengangkat pantat sejauh mungkin dari lantai, dan secepat itu pula cambukan demi cambukan kembali melukai tubuhku. Lima belas menit itu terasa seperti seabad bagiku yang tidak henti-hentinya menangis dan menjerit setiap kali jalinan cambuk itu menghantam tubuhku. Nyonya tersenyum puas saat melihat penderitaan budaknya ini, seakan ia memiliki kendali penuh atas nasib gadis cantik di hadapannya. Saat itulah aku menyadari bahwa majikanku itu memiliki kelainan seks, yaitu suka menyiksa wanita lain.
Rasa sakit yang terus-menerus aku rasakan membuatku tidak sadar kalau Nyonya sudah berhenti mencambuki tubuhku. Kini beliau sed...