Japanese Pretty Amateur Teen Sex Dates getting Fucked. di tempat tidur

Nonton vidio bokep “Hallo, Oom Ryan..!” Nita yang baru masuk tersenyum.“Eh, tolong dong bayarin Bajaj.. uang Nita sepuluh-ribuan, abangnya nggak ada kembalinya.”Aku tersenyum mengangguk dan keluar membayarkan Bajaj yang cuma dua ribu rupiah.
Saat aku masuk kembali.., pucatlah wajahku! Nita duduk di karpet di depan televisi, dan menyalakan kembali video porno yang sedang setengah jalan. Nita memandang kepadaku dan tertawa geli.“Ih! Oom Ryan! Begitu, tho, caranya..? Nita sering diceritain temen-temen di sekolah, tapi belom pernah liat.”Gugup aku menjawab, “Nita.. kamu nggak boleh nonton itu! Kamu belum cukup umur! Ayo, matiin.”“Aahh, Oom Ryan. Jangan gitu, dong! Tu, liat.. cuma begitu aja! Gambar yang dibawa temen Nita di sekolah lebih serem.”
Tak tahu lagi apa yang harus kukatakan, dan khawatir kalau kularang Nita justru akan lapor pada orangtuanya, aku pun ke dapur membuat minum dan membiarkan Nita terus menonton. Dari dapur aku duduk-duduk di beranda belakang membaca majalah.
Sekitar jam 7 malam, aku keluar dan membeli makanan. Sekembalinya, di dalam rumah kulihat Nita sedang tengkurap di sofa mengerjakan PR, dan.. astaga! Ia mengenakan daster yang pendek dan tipis. Tubuh mudanya yang sudah mulai matang terbayang jelas. Paha dan betisnya terlihat putih mulus, dan pantatnya membulat indah. Aku menelan ludah dan terus masuk menyiapkan makanan.
Setelah makanan siap, aku memanggil Nita. Dan.., sekali lagi astaga.. jelas ia tidak memakai BH, karena puting susunya yang menjulang membayang di dasternya. Aku semakin gelisah karena penisku yang tadi sudah mulai “bergerak”, sekarang benar-benar menegak dan mengganjal di celanaku.
Selesai makan, saat mencuci piring berdua di dapur, kami berdiri bersampingan, dan dari celah di dasternya, buah dadanya yang indah mengintip. Saat ia membungkuk, puting susunya yang merah muda kelihatan...